Home

Donasi Login Register
Artikel
Muhammad Rukhan Asrori, S.S.
pada 1 March 2023 | Kelas Karir

SUKSES MENJADI GURU KONTRIBUTOR MEDIA ONLINE DAN RATUSAN ARTIKEL BERITA TERBIT

Saya adalah Guru Sekolah Menengah Pertama yang sudah mengajar kurang lebih 9

tahun. Nama saya adalah Muhammad Rukhan Asrori. Saya telah mengajar di tiga sekolah

dari tahun ke tahun. Tahun 2013 – 2018 menjadi awal perjalanan karir saya menjadi Guru

Indonesia di Luar Negeri tepatnya di Negeri Sabah – Malaysia. Lalu pada tahap kedua adalah

tahun 2018 – 2021 di salah satu sekolah SMP swasta yakni SMP Muhammadiyah 7 Surabaya.

Dan hingga saat ini saya melakukan pengabdian menjadi seorang guru di salah satu sekolah

berbasis pesantren di Kabupaten Sidoarjo yang bernama SMP Islam Terpadu Darul Fikri

Sidoarjo.

Awal ketertarikan dalam dunia menulis bisa dibilang agak terlambat karena sudah

menginjak usia dewasa baru memulai suka menulis. Tahun 2019 menjadi awal saya menulis

dalam berbagai bentuk kompetisi maupun sejenisnya. Hati saya tergerak untuk mencoba

menulis sebuah berita tentang kegiatan maupun program unggulan yang ada di sekolah SMP

Swasta di Surabaya tersebut. Jujur, saya sempat terbesit bagaimana agar sekolah itu bisa

dikenal masyarakat luas selain secara kasat mata. Karena saya melihat bahwa setiap orang

saat ini hampir memiliki akun media sosial untuk berinterkasi secara maya dengan ratusan

orang bahkan sampai jutaan pengguna. Akhirnya saya coba memberanikan diri menulis berita

online pertama kali di sebuah media berita yang bernama Klikmu.Co dan PWMU.Co. Kedua

media berita ini cukup populer di kalangan masyarakat sekolah, terutama di sekolah-sekolah

di bawah persyarikatan Muhammadiyah. Saat itu tekad saya hanya satu yaitu bagaimana

caranya sekolah ini (SMP Muhammadiyah 7 Surabaya) bisa dikenal oleh masyarakat luas.

Alhamdulillah, saya resmi menjadi kontributor berita di dua media berita itu setelah

berhasil lolos kurasi dan terbit sebanyak enam kali terbit beritanya. Sejak itu saya resmi

masuk ke grup kontributor berita Klikmu.Co dan PWMU.Co. Menjadi tantangan baru bagi

saya karena bertemu dengan puluhan kontributor hebat yang sudah menulis puluhan bahkan

ratusan artikel berita. Prasyarat yang diberikan kepada setiap kontributor adalah menulis

naskah minimal 300 kata, tidak ada unsur SARA, foto atau dokumentasi harus

dipertanggungjawabkan, dan menggunakan konsep 5W + 1H dalam menyusun naskah berita.

Perihal jumlah foto atau dokumentasi adalah maksimal tiga buah dan satu hal yaitu hindari

tulisan-tulisan yang memunculkan plagiasi pada naskah yang dibuat.

Tantangan terberat adalah jika naskah berita yang telah disusun harus mendapatkan

penolakan jika belum sesuai dengan kriteria maupun kelayakkan publikasi berita. Hal ini

pernah saya alami dan cara untuk menuntaskan adalah dengan memperbanyak belajar cara

menyusun berita sesuai dengan SOP (Standarisasi Operasional Prosedur) redaksi berita

tersebut. Alhamdulillah sudah terbit sebanyak 80 artikel dari dua media berita tersebut.Tak puas dari capaian yang sudah dibuat, saya mencoba menjadi kontributor berita

yang cukup ternama di media Retizen Republika.co.id. Di media ini banyak memberikan

pelajaran bagi saya tentang kelayakkan bagaimana menyusun berita yang ideal dan sesuai

dengan harapan tim redaksi agar tetap layak publikasi. Pada media berita republika.co.id ini

naskah berita saya berhasil diterbitkan sebanyak 32 artikel sampai saat ini. Sehingga sampai

saat ini total artikel yang pernah saya terbitkan mencapai 112 artikel berita online yang

hampir seluruhnya membahas tentang topik pendidikan.

Hasil tulisan yang pernah saya publikasikan ini melalui media berita online bisa

menular semangatnya ke para murid di SMP Islam Terpadu Darul Fikri Sidoarjo untuk

menulis dan mampu menerbitkan berita di media online. Dan ini akan menjadi salah satu

sumber inspirasi bagi murid-murid lainnya untuk ikut melaksanakan gerakan literasi dan

bernuansa positif ini dalam meningkatkan kemampuan literasinya. Hingga saat ini ada

sekumpulan murid di sekolah tempat saya mengajar saat ini untuk menuliskan ide-idenya

agar bisa menjadi kumpulan cerita-cerita inspiratif maupun berita kegiatan sekolah. Mudah-

mudahan peningkatan skill menulis berita akan terus berlanjut pada jenjang berikutnya dan

para murid lainnya pun akan turut serta mengembangkan kemampuan menulisnya yang tidak

hanya berbakat menulis berita, tetapi juga bisa menuangkan ide kreatifnya di bidang cerita

pendek, puisi maupun sejenisnya. Dan alhamdulillah buah hasil kerja keras menulis berita

tersebut dapat memberikan efek kesempatan bagi saya untuk menjadi guru koordinator

literasi di sekolah yang sekarang dan berhasil menjadi salah satu sekolah kontributor

menghasilkan banyak buku non fiksi terbanyak sehingga masuk rekor MURI. Kegiatan

literasi tersebut dinamakan GSMB (Gerakan Sekolah Menulis Buku) dan FLS (Festival

Literasi Sidoarjo) dengan meraih predikat TOP 100 cerpen kategori siswa terbaik nasional

dan TOP 10 artikel populer terbaik Kabupaten Sidoarjo di ajang FLS (Festival Literasi

Sidoarjo) pada tahun 2022 ini. Selain itu dampak lain terjadi adalah munculnya prestasi

literasi di ajang Lomba Menulis Cerpen Nusantara menjadi TOP 20 dan 50 Cerpen terbaik

nasional di tahun yang sama.

Tentunya ini menjadi pembelajaran bagi saya untuk terus mengevaluasi diri dan

menjadi role of model bagi para siswa di sekolah, terutama konsistensi dalam menulis dan

menerbitkan hasil tulisan melalui media berita secara online. Sehingga dapat terus mawas diri

dan selalu belajar akan kekurangan yang dimiliki serta selalu mencari ilmu-ilmu baru lainnya

kepada orang-orang yang kenyang ilmu menulis berita. Dan tidak lupa selalu belajar

mengevaluasi diri terkait peningkatan kelayakkan berita itu bisa di baca para penikmat berita

(viewer) dari ribuan viewer. Dan saat ini sedang fokus mempelajari bagaimana agar berita

online yang diterbitkan mampu dilihat sampai jutaan (viewer) nantinya.

Bagikan artikel ini :

(0) Komentar

Silakan login untuk dapat berkomentar!

Artikel Lainnya

Masuk Daftar SMA Terbaik se-Ponorogo, SMAIT Darut Taqwa Ponorogo Mampu Bersaing dengan SMA Negeri di Kabupaten Ponorogo
"Membangun Ekosistem Sekolah Berbudaya Positif Melalui Hari Guru Nasional 2023"
Strategi Kompak untuk Meningkatkan Belajar Murid
SIK ASIK BELAJAR BAHASA INGGRIS
Document